Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Ruam Popok

Kesehatan

Kulit bayi yang cenderung sensitif berisiko mengalami masalah kulit tertentu, salah satunya adalah ruam popok. Sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir apabila bayi mengalami ruam popok. Pasalnya masalah kulit satu ini biasa terjadi pada bayi berkulit sensitif. Meskipun begitu, bukan berarti Anda bisa meremehkannya. Anda harus mengetahui cara mengatasi ruam popok agar tidak semakin parah dan menyebabkan masalah yang lebih serius. Berikut ini adalah informasi seputar ruam popok mulai dari penyebab, gejala, dan cara mengatasinya:

Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

Pada umumnya, ruam popok pada bayi disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

  • Kontak yang terlalu lama antara kulit bayi dengan urin dan tinja sehingga memicu iritasi.
  • Tipe kulit bayi yang sensitif.
  • Gesekan karena popok terlalu kecil atau ketat.
  • Jarang mengganti popok.
  • Infeksi jamur atau bakteri.

Gejala Ruam Popok

Jika Si Kecil mengalami ruam popok, maka akan muncul ruam atau kemerahan di area pemakaian popok seperti lipatan paha, bokong, dan sekitar alat kelamin. Biasanya kulit yang mengalami kemerahan terasa hangat dan terlihat bengkak. Gejala lainnya yang mungkin dialami bayi yaitu kulit kering atau bersisik, mengalami luka lepuh, dan rewel.

Cara Mengatasi

Berikut ini cara mengatasi ruam popok yang bisa Anda terapkan:

  • Pilih ukuran popok yang tepat.
  • Ganti popok setiap 2-3 jam sekali.
  • Cuci tangan sebelum mengganti popok.
  • Hindari bedak bayi.
  • Bersihkan kulit bayi dengan baik sebelum menggunakan popok.
  • Keringkan kulit bayi sebelum menggunakan popok.
  • Pakai krim atau salep untuk ruam popok bayi.

Kapan Harus ke Dokter?

Gejala ruam popok akan mereda setelah Anda melakukan penanganan yang tepat. Namun ada juga kondisi di mana ruam semakin parah. Jika berada di kondisi tersebut, maka Anda wajib mengajak Si Kecil ke dokter. Berikut ini beberapa tanda Anda harus segera membawa Si Kecil ke dokter yaitu demam, ruam mengeluarkan cairan, ruam mengeluarkan darah, dan tidak kunjung sembuh telah 2 hari.

Rekomendasi Popok untuk Mencegah dan Mengatasi Ruam Popok

Popok menjadi penyebab utama terjadinya ruam popok. Jika mencari popok yang anti ruam, Anda bisa memilih MAKUKU SAP Diapers Slim generasi baru yang sudah banyak upgrade dari generasi lama. Berikut kelebihan popok satu ini:

  • Struktur inti SAP

SAP (Super Absorbent Polymer) merupakan struktur inti berupa polimer yang mampu menyerap cairan dengan sangat baik. MAKUKU SAP Diapers Slim merupakan pelopor popok struktur inti SAP di Indonesia. Banyak kelebihan dari struktur inti satu ini.

  • Anti gumpal dan anti bocor

Struktur inti SAP yang digunakan memiliki penyerapan yang sangat baik. Selain cepat, penyerapan cairan juga terjadi secara merata. Jadi Anda tidak akan menemukan gumpalan ataupun popok bocor.

  • Daya tampung tinggi

Salah satu upgrade yang dilakukan dari generasi sebelumnya yaitu di bagian daya tampung. Popok ini memiliki daya tampung sebesar 500 ml. Sedangkan generasi sebelumnya memiliki daya tampung 400 ml.

  • Bentuk U

Pusar bayi yang baru lahir harus dijaga dengan baik. Untuk melindungi pusar bayi, popok ini menggunakan desain berbentuk U atau U shape di bagian pusarnya.

  • Tipis dan slim

Sesuai dengan nama yang disematkan, keunggulan dari popok ini adalah ukurannya yang tipis atau slim. Ketebalan popok hanya 1,6 mm, padahal popok lain sampai 3 mm. Popok yang tipis tentu saja nyaman untuk bayi.

Itulah pembahasan mengenai penyebab, gejala, serta cara mengatasi ruam popok yang bisa Anda lakukan. Jangan lupa memberikan popok terbaik yaitu MAKUKU SAP Diapers Slim. Produk bisa dibeli secara online di official store Lazada, Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia. Informasi lain seputar produknya juga bisa dilihat di media sosial atau website www.makuku.co.id.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *