Jalani Sidang Lanjutan, Pihak Vicky Prasetyo Ungkap Kejanggalan, Singgung Ketidakhadiran Saksi

Presenter Vicky Prasetyo telah menjalani sidang lanjutan terkait kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2020). Kasus yang dilaporkan oleh mantan istri Vicky, Angel Lelga itu beragenda mendengarkan keterangan saksi fakta dan ahli. Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak mampu menghadirkan kedua saksi tersebut dalam sidangkali ini.

Hal itu terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTubeSTARPRO Indonesia, Kamis (22/10/2020). "Jaksa tidak mampu menghadirkan satu saksi fakta dan satu lagi saksi ahli dari pada IT," kata kuasa hukum Vicky, Ramdan Alamsyah. Tidak hadirnya kedua saksi di persidangan, dikatakan Ramdan Alamsyah, ada yang janggal.

Menurutnya, saksi dari JPU yakni mantan baby sitter Angel Lelga ketakutan lantaran sudah tiga kali panggilan tidak bisa hadir. "Bahkan tadi diperlihatkan dalam sidang, saksi ahli IT ini sudah di panggil tiga kali berturut turut tapi tidak hadir," ungkap Ramdan. "Yang kemudian saksi fakta yang pembantunya atau baby sitter (Angel Lelga) itu juga dipanggil tiga kali, juga tidak hadir," terangnya.

Ramdan menyebut, saksi fakta bernama Sinta itu tidak hadir karena berbagai alasan. Meski begitu, ia tidak mengetahui secara pasti apakah alasannya selama ini benar atau tidak. "Alasan katanya menikah dan merubah atau tidak kerja lagi," paparnya.

Sebelumnya, Vicky Prasetyomenjalani sidang perdanasecara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020). Vicky sejauh ini hanya mengikuti persidangan secara virtual dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Angel Lelga. Hal itu terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTubebeepdo, Rabu (23/9/2020).

Selama lebih dari dua bulan, Vicky Prasetyo memang ditahan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Vicky kini sudah keluar dari penjara setelah dikabulkannya penangguhan penahanan oleh majelis hakim terkait. Sidang saat itu beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli bahasa yang dihadirkan oleh JPU.

Meskipun baru pertamakali jalani sidang secara langsung, namun Vicky Prasetyo mengaku tidak tegang. "Enggak sih (tegang) karena banyak yang aku mau uraikan tapi sudah terwakilkan sama tim kuasa hukum," kata Vicky. "Cuma tadi ada satu statement yang aku uraikan aku pertanyakan," sambungnya.

Vicky pun mengaku flashback saat memberikan keterangan soal penggerebekan di kediaman Angel Lelga. Karena itu membuatnya sampai bicara terbata bata di hadapan hakim. "Di saat aku menyampaikan, aku kayak ingat kejadian."

"Makanya disampaikan dengan perasaan yang seperti apa sampai agak terbata sedikit dalam bicaranya," ujar Vicky Prasetyo. Ia bahkan sempat berbeda pandangan dengan ahli bahasa soal makna kalimat perzinaan. "Cuma aku menyampaikan tadi aja di dalam aku berkeyakinan sebagai muslim," jelasnya.

"Selain mematuhi aturan dunia, aku juga punya aturan ketuhanan yang benar benar aku tegakkan di dalam hukum syariahnya, gitu," ucap Vicky. Vicky Prasetyomenegaskan dirinya berpegang teguh pada agama yang mengklasifikasikan zina ke dalam tiga golongan. "Sesuai tadi surat An Nisa ayat 34, bahwa sebaik baiknya wanita saleha adalah ia yang taat kepada Allah, bertaqwa dan menjaga dirinya saat suaminya tidak ada."

"Aku hanya berpatokan dari itu terus kategori tiga jenis perzinaan, itu aja sih," bebernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *